Review animasi Amerika “The Simpsons” (Fox, 1989)

The Simpsons adalah sebuah serial kartun komedi Amerika Serikat yang populer. Simpsons diciptakan oleh Matt Groening. Program ini pertama kali mulai ditayangkan sebagai potongan acara Tracey Ullman Show pada tahun 1987.

Setiap episode Simpsons berfokus pada kehidupan keluarga Simpsons yang terdiri dari Homer, Marge, Bart, Lisa dan Maggie tinggal di sebuah kota bernama Springfield. Keluarga Simpsons ini disertai lebih dari 300 tokoh-tokoh pendukung yang sendiri juga telah cukup dikenal para penontonnya. Saat ini, The Simpsons ditayangkan oleh FOX di Amerika Serikat, dan merupakan serial animasi terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat. The Simpsons sudah menjajaki musim ke-24 pada tahun 2012.

Meskipun berformat kartun, The Simpsons merupakan acara yang ditujukan untuk pemirsa dewasa. Tema-tema yang diangkat beraneka ragam dan tak jarang memasukkan topik yang sensitif. Serial ini banyak dikenal atas komedi satir yang menyinggung kehidupan sosial di Amerika Serikat pada khususnya. Selain itu, The Simpsons juga sering menghadirkan bintang tamu, baik aktor, politikus, olahragawan, dan figur publik lainnya yang seringkali mengisi suara tokoh mereka sendiri.

Merayakan ulang tahun ke-20 serial The Simpsons, film The Simpsons Movie diluncurkan pada tahun 2007, meraih laba kotor $527 juta (sekitar Rp5 triliun)

Review animasi Eropa “Smurf” (Columbia Pictures & Sony Pictures Animation, 2008) 

Makhluk-makhluk mungil berwarna biru berlarian menghindari kejaran penyihir jahat bernama Gargamel. Mereka terperangkap. Tak ada jalan lain kecuali pusaran air yang ada di hadapan mereka. Makhluk yang dikenal dengan sebutan ‘The Smurfs’ itu ragu, sementara langkah Gargamel semakin mendekat. Akhirnya satu persatu dari mereka pun meloncat ke pusaran itu, pusaran yang mereka sendiri tak tahu akan bermuara kemana.

Begitulah sekelumit adegan pembuka dari film ‘The Smurfs’. Karakter Smurf berawal dari komik Belgia karangan Peyo, yakni sebuah suku fiktif yang mungil dan berkulit biru.

Ciri khas dari komik ini adalah penggantian salah satu kata dengan kata ‘smurf’ terutama dalam dialog dari karakternya. Kini, sang sutradara, Raja Gosnell mengangkat karakter para Smurf ke layar lebar, bahkan ‘The Smurfs’ juga dihadirkan dalam versi 3 Dimensi (3D).

Dalam versi layar lebar, para Smurf tersesat ke New York lantaran terjun ke pusaran ‘asing’. Mereka dipertemukan dengan pasangan yang sedang menanti buah hatinya, yaitu Patrick Winslow (Neil Patrick Harris) dan Grace Winslow (Jayma Mays). The Smurfs harus mencari jalan untuk pulang ke desanya, tapi tak disangka Gargamel (Hank Azaria) dan kucingnya ikut mengejar mereka ke New York.

Review animasi Asia “Doraemon” (Fujiko Prod., 1990)

Fujiko F. Fujio
merupakan pencipta dari serial komik dan kartun Doraemon yang merupakan salah satu anime/manga tersukses di Jepang. Sebenarnya Fujiko F. Fujio merupakan nama pena dari Fujimoto Hiroshi, ia dilahirkan di provinsi Toyama pada tanggal 1 Desember 1933 dan wafat pada tanggal 23 September 1996. Sebelumnya nama pena Fujiko Fujio (tanpa inisial ‘f’ ditengahnya) merupakan nama pena yang dibuat oleh Fujimoto Hiroshi bersama Motoo Abiko yang dilahirkan pada tanggal 10 Maret 1934. Keduanya mulai bersahabat sejak duduk di bangku sekolah dasar, ketika mereka mengetahui kalau mereka punya hobi yang sama yaitu menggambar. Akibat dari kesamaan hobi tersebut, akhirnya mereka mulai bersahabat dan membuat manga. Dari pertemanan dan persamaan hobi itu, mereka kemudian sudah cukup banyak membuat karakter tokoh kartun yang mereka buat secara bersama-sama, salah satunya adalah tokoh Doraemon yang menjadi manga tersukses di jepang.

Tetapi setelah mereka mulai beranjak usia dewasa, mereka kemudian memutuskan untuk berpisah karena memiliki minat yang berbeda. Fujiko lebih berminat buat fokus membuat film kartun anak-anak, sedangkan Abiko membuat kartun untuk dewasa. Setelah mereka berpisah, Fujimoto Hiroshi mengganti nama pena-nya menjadi Fujiko F Fujio (dengan tambahan inisial huruf "f" ditengahnya). Kemudian setelah itu Fujiko mulai mempopulerkan manga yang ia buat sendiri, termasuk manga yang pernah dibuatnya bersama Abiko, yaitu Doraemon. 

Review animasi Indonesia “Vatalla Sang Pelindung” (Trans7 prod, 2012)

Vatalla-Sang Pelingdung,
Ini adalah judul serial animasi buatan Indonesia, Memang sebenarnya banyak sekali animasi dari luar terutama dari Jepang, tapi menurutku Vatalla juga keren, dan sangat baik untuk ditonton anak-anak Indonesia karena sesuai dengan kepribadian Bangsa Indonesia, dan supaya lebih mengenal dan mencintai Indonesia.
Serial ini diangkat dari komik lokal Indonesia berjudul Vienetta featuring the Stupid Aliens, terbitan Koloni, M&C! Gramedia. Serial ini sudah tayang di stasiun televisi Trans 7.
Pengarang komik dan sutradara animasi adalah Alfi Zachkyelle, ada 13 episode untuk serial ini
 


Comments




Leave a Reply